Posted in Uncategorized

Ke Posyandu

Bulan baru, waktunya menimbang berat badan Rasha. Berhubung selama ini berat badan Rasha naiknya selalu seret, jadi bundanya harus agak ‘mentiko’ menyusun menu plus rutin mengontrol kenaikan berat badan Rasha.

Sejak lahir Rasha selalu ke dokter spesialis anak (DSA). Sesudah dapat pencerahan dari milis Sehat, dan berhubung Rasha cuma mau nimbang, maka diputuskanlah ke Puskesmas terdekat aja. Masak mau nimbang aja harus ke DSA sih?

Jadwal Posyandu di Puskesmas Teladan adalah hari Rabu, hari ini! Setelah sarapan,langsung berangkat. Sampe di Puskesmas, ambil nomor, masuk ke ruangan, eh rame juga! Ada sekitar 5 orang ibu2 (plus 1 orang bapak muda) yang ngantri sambil gendong anaknya. Duduk bebas dimana aja, yg mau imunisasi bayinya langsung diletak di tempat tidur, 3 orang staf Puskesmas berseliweran kesana kemari, seorang ibu sibuk menenangkan bayinya yang nangis habis disuntik…heboh! Tapi seru lho! Suasananya lebih ‘hidup’ daripada kalau ke praktik dokter.

Aku lihat sekeliling, tempatnya bersih kok, ada kulkas tempat simpan vaksin, juga ada cooler bag. Mungkin utk simpan vaksin kalau mati lampu. Lokasi Posyandu juga terpisah dari tempat pemeriksaan orang sakit, jadi bayi2 yang mau imunisasi tidak bergabung dengan orang dan anak/bayi yang sakit. Jadi resiko tertular virus lebih rendah. Staf Posyandunya juga telaten dan ramah sama anak,walaupun sama ibunya enggak. Huahahaha!

Terus terang, jadi menyesal gak memanfaatkan Posyandu/Puskesmas dari dulu. Ibu yang antri sebelum aku bayar cuma 13.000 untuk imunisasi wajib anaknya. Aku jadi hitung2, kalau dari dulu imunisasi wajibnya di Posyandu, aku dah bisa menabung untuk imunisasi varicella yang muahal itu! Nah, fasilitas seperti inilah yang harus dimanfaatkan masyarakat menengah ke bawah, dan menurutku juga oleh Pegawai Negeri Sipil. Memang gaji PNS tidak setinggi gaji swasta, tapi ada fasilitas gratis seperti Puskesmas/Posyandu yang bisa dimanfaatkan. Dengan menghemat biaya vaksin wajib, kita bisa menabung agar bisa kasih anak kita vaksin yang dianjurkan. Lagipula, di Puskesmas atau Posyandu atau praktik dokter, ya semuanya isinya ya dokter! Yang murah, belum tentu lebih jelek dari yang mahal. Yang mahal, belum tentu lebih baik dari yang murah. Yuk, ke Posyandu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s