Posted in Uncategorized

Jikalau…

Kemarin, aku punya cukup waktu luang untuk memanjakan diri berlama-lama di situs jejaring sosial. Update status, mengunggah foto, membaca lini masa. Beberapa status atau tulisan terbaru dari motivator dan penulis yang aku ikuti, semuanya berisi nasihat dan tulisan yang membuatku berpikir.

Kalau 10 tahun lalu, aku membaca apa yang kubaca kemarin, apa yang terjadi ya?

Kalau 10 tahun lalu, setiap hari aku membaca tulisan super dari Mario Teguh, apakah aku akan mengambil keputusan yang sama? Apakah aku akan menuruti nasihat super itu?

Kalau 10 tahun lalu, sudah ada Facebook dan Darwis Tere Liye sudah menuangkan tulisan-tulisannya di situs tersebut, apakah aku tetap akan jadi diriku yang sekarang?

Mungkin…yaaa…sangat mungkin,kalaupun 10 tahun lalu sudah ada Facebook dan nasihat dan tulisan super dari kedua orang yang kusebut itu aku baca, aku akan tetap mengambil keputusan yang sama. Karena Saufa 10 tahun lalu, adalah Saufa yang tidak peduli apa kata orang lain. Karena 10 tahun lalu, sudah ada orang-orang bijak yang memberikan peringatan padaku, namun tetap tak kuhiraukan.

Mungkin.

Bagaimanapun, aku tetap berandai…

Seandainya ya… 10 tahun lalu sudah ada Pak Mario Teguh dan Mas Darwis Tere Liye di Facebook…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s